Home » » Filsafat Hidup Njawani

Filsafat Hidup Njawani

diserat dening aspeknasjateng on Jumat, 31 Mei 2013 | 19.11

Berikut adalah petuah - petuah bijak dalam bahasa jawa. Petuah inilah yang diwariskan dari para leluhur kita, dan selalu menjadi pedoman hidup dari waktu ke waktu.

    “Memayu hayuning pribadi; memayu hayuning kulawarga; memayu hayuning sesama; memayu hayuning bawana”. Artinya berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesame manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.


    “Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo”. Artinya Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.


    “Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu”. Artinya Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesehatan kita senantiasa terjaga
    “Adigang, adigung, adiguno “. Artinya jaga kelakuan, jangan somobong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latarbelakangmu


    “Ambeg utomo, andhap asor”. Artinya Selalu menjadi yang utama tapi selalu rendah hati


    “Aja mbedakake marang sapadha-padha”. Artinya Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesame manusia


    “Mohon, mangesthi, mangastuti, marem”. Artinya Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama


    “Ora kena nglarani”. Artinya Jangan melukai orang lain


    “Rela lan legawa lair trusing batin”. Artinya Ikhlas lahir batin


    “Urip kang utama, mateni kang sempurna”. Artinya Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya


    “Narimo ing pandum”. Artinya Menerima segala rintangan dengan ikhlas


    “Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan”. Artinya Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita dapat menjangkaunya


    “Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran”. Artinya Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan


    “Natas, nitis, netes”. Artinya Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali


    “Alam iki sejatining Guru”. Artinya Alam adalah guru yang sejati


    “Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati”. Artinya Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat


    “Manungsa mung ngunduh wohing pakarti”. Artinya Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri


Semoga petuah ini dapat menjadikan kita menjadi manusia yang lebih baik di masa depan.amin
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. jawa lan njawani - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger