Home » » PITUTUR LUHUR

PITUTUR LUHUR

diserat dening aspeknasjateng on Minggu, 19 Mei 2013 | 09.11

Piweling/ ajaran yang utama adalah : Tansah eling marang Pangeran  =  Selalu ingat kepada Tuhan, sebab Gusti ora sare  =  karena Tuhan tidak tidur, artinya : mengetahui segalanya

 Amenangi zaman edan = Mengalami zaman edan/gila 
Ewuh aya ing pambudi = Serba sulit menentukan perilaku
Melu edan nora tahan = Mau ikutan berbuat gila, tak sampai hati
Yen tan melu anglakoni = Kalau tak ikutan
Boya keduman milik = Tidak kebagian rejeki ( uang, harta)
Kaliren wekasanipun = Jadinya kelaparan
Dilalah karsane Allah = Sudah menjadi kehendak Tuhan
Begja-begjane wong kang lali, luwih begja wong kang eling lan waspada = Seberapapun untung  yang didapat oleh orang yang lagi lupa, masih lebih bahagia orang yang sadar dan waspada.

 Wong bener thenger-thenger = Orang benar jadi bengong/ susah, 
Wong salah bungah-bungah, = Orang salah malahan senang - senang hidupnya 
Wong apik ditampik-tampik. = Orang baik ditolak - tolah (bahkan mungkin malah diusir).


  1. Kakehan gludhug kurang udan = Kebanyakan guntur, hujannya sedikit. Artinya kebanyakan ngomong, yang benar sedikit. 
  2. Kegedhen endhas kurang uteg = Kebesaran kepala, otaknya kurang. 
  3. Alihan gung = Lagaknya kaya orang gedhean, padahal bodoh merasa pintar. 
  4. Merak kecancang = Bergaya anggun bak burung merak. 
  5. Malang kadhak = Berjalan  gaya kesana kemari seperti itik.Ini adalah gambaran orang yang mendem drajad, pangkat lan semat. (Orang yang mabuk kekuasaan, kedudukan, pangkat dan kekayaan materi)
  6. Murang  kara adalah orang yang berperilaku tidak baik  seperti koruptor, manipulator, pemeras,yang  menyalah gunakan kedudukan untuk mencari uang yang tidak halal.
  7. Micakake wong melek  = Orang yang tidak malu atas perbuatannya yang tidak baik, dia anggap semua orang itu buta,  tidak tahu akan perbuatannya yang tercela seperti menggerogoti uang negara, memeras dsb.
  8. Mungal - mungil adalah orang yang tak punya pendirian. 
  9. Ngalem legine gulo = Memuji manisnya gula. Dengan menyanjung orang kaya/ berpangkat mengharapkan  diberi sesuatu. 
  10. Ngantuk nemu gethuk = Mengantuk mendapat gethuk (nama makanan dengan bahan dasar singkong). Ini gambaran orang malas, tanpa bekerja dapat  rejeki. 
  11. Anjabung alus = Menipu dengan cara yang halus.  
  12. Keplok ora tombok = Orang yang mencela orang lain dan tidak membantu. 
  13. Ilang jarake, kari jaile = Hilang sudah sifat baik, yang ada hanya iri dan dengki.

  1. Ambondhan tanpo ratu = Tidak menghormati tatanan/peraturan, ulahnya mengacau.
  2. Ngalasake negoro = Negara dianggap hutan, berbuat seenaknya sendiri.
  3. Mampang mumpung = Berbuat semaunya sendiri.
  4. Alesus gumeter = Sengaja menyebarkan berita yang mengacau.
  5. Sawat ambalang kayu = Dinegeri yang tatanannya baru sakit, ada saja peramal yang senangnya mengeluarkan ramalan-ramalan, meski kebanyakan ramalannya tidak benar 
  6. Setan nggowo ting = Setan yang berkeliaran membawa lentera, artinya ada orang yang berkeliaran kesana kesini untuk menghasut dan berbuat jahat. 
  7. Caca upa = Berbuat jahat supaya terjadi permusuhan, lalu menyediakan racunnya – Raja wisuna. 
  8. Bahni maya pramana = Melakukan kampanye busuk ( black campaign) sambil mencerca dan memaki lawannya. 
  9. Arep jamure, emoh watange = Mau jamurnya, tidak mau batangnya, maksudnya: Pemalas, maunya hidup enak ,tetapi tidak mau bekerja keras. 
  10. Gecul kumpul  = Kumpulan para penjahat. 
  11. Hadigang = Munculnya para pemimpin yang merasa kuat. 
  12. Hadigung = Merasa besar dan kuasa. 
  13. Hadiguna = Merasa pandai.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. jawa lan njawani - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger